Hari ini bertepatan dengan hari ulang tahunku. Sudah kesekian kali nya ulang tahun ku ini terasa membosankan. Hidup sendiri, jauh dari orang tua dan sanak saudara memang sudah menjadi resiko anak kos, apalagi diriku yang bisa dibilang orang yang antisosial. Pagi haris udah disambut oleh ponsel yang berdering menandakan ada seseorang yang menghubungi ku. Dengan berat aku bangkit dari tempat tidur dan segera meraihnya, ternyata ayah dan ibu yang menghubungi. Senang rasanya mereka ingat hari apa ini, mereka mengucapkan selamat ulang tahun dan mereka juga meminta maaf karena belum bisa mengunjungiku. Sebenarnya aku sangat mengharapkan bisa berkumpul tapi apa daya aku tidak bisa memaksakan keadaan. Setelah membicarakan banyak hal akhirnya ayahku memberikan masukan kepada ku untuk berjalan sejenak, menghirup udara segar dan melihat dunia luar, aku bilang akan memikirkannya. Untuk berjalan keluar dengan diri ini yang bahkan bangkit dari tempat tidur pun butuh waktu akan sangat sulit. Saat ini aku ingin duduk depan jendela memandang ke langit dan tidak memikirkan apa-apa, tetapi perkataan ayahku terus menerus berenang di kepalaku. Keluar dari zona nyaman bukan hal yang buruk kan ? Sepertinya jalan sebentar di sore hari yang cerah ini tidak akan menjadi masalah.
Sore hari ini aku pun mengikuti perkataan ayahku untuk berjalan keluar. Aku melihat jalanan dan juga pohon-pohon yang rindang, juga melihat warga di komplek yang sedang jalan sore juga. Mereka sangat ramah sekali menebarkan senyuman dan sapaan kepadaku, meskipun mereka tidak akrab denganku karena aku hampir tidak pernah keluar rumah. Ternyata asik juga jalan sore bisa menghirup udara dan juga melihat senja di sore hari. Tiba-tiba saat jalan aku melewati toko kue dan juga ingin membeli kue ulangtahun untuk berterima kasih dan apresiasi kepada diri sendiri yang sudah mampu bertahan sekuat ini. Mungkin terdengar menyedihkan. Akan tetapi aku ingin merasakan adanya kue ulangtahun pada hari yang menjadi tanggal istimewa ku ini.
Aku memasuki toko kue itu perlahan. Aku mulai melihat -lihat kue ulang tahun. Setelah beberapa saat aku tertarik pada satu kue, kue itu sangatlah cantik dengan berhias bunga diatasnya, tidak lupa aku membeli lilin. Sungguh aku sangat bersyukur kepada tuhan dan diriku sendiri, aku tidak menyangka bahwa aku bisa bertahan sejauh ini. Aku pun beranjak keluar dari toko itu, lalu merayakan di taman favorit ku. Selain suasana yang sangat asri, pemandangan sore hari ini pun sangat indah. Aku menyiapkan kue yang tadi ku beli dan segera menancapkan lilin di atas kue nya. Tentu saja tidak lupa ku nyalakan lilin tersebut. Tanganku perlahan bergenggaman dan membuat permohonan, ku tiup lilin itu. Menghirup udara segar di sore hari dan melihat langit indah, aku semakin bersyukur dengan segala rasa sakit, kesedihan dan kebahagiaan yang selama ini aku alami.

No comments:
Post a Comment