Ricuhnya demo serta penyebabnya - KOMA's Official Website

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Ricuhnya demo serta penyebabnya

Share This

 



Sumber foto : liputan6/Angga Yuniar


Bandung, KOMA – Senin 11 April 2022, Para Mahasiswa menggelar aksi demonstrasi serentak di seluruh wilayah di Indonesia. Gedung DPR/MPR menjadi salah satu titik aksi demonstrasi tersebut. Mahasiswa mulai menyampaikan aspirasi dan tuntutannya agar para wakil rakyat tetap menjalankan amanat konstitusi dengan  semestinya. 

Aksi yang tadinya berjalan dengan rapih dan damai perlahan memanas, aksi lempar batu dan gas air mata terjadi antar demonstran dan aparat. Bahkan kericuhan tersebut sempat membuat beberapa demonstran bingung tak karuan. Pasalnya kericuhan terjadi begitu saja ketika ada beberapa segelintir orang yang tidak memiliki identitas jelas sebagai mahasiswa mulai memprovokasi massa lainnya. Bahkan ada beberapa yang melemparkan batu ke arah aparat, sehingga aparat harus menembakan gas air mata.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan bahwa disinyalir ada segelintir kelompok anarko yang ikut dan menunggangi aksi demonstran pada hari itu. Ia menambahkan bahwa kelompok anarko yang menunggangi aksi tersebut dapat tergambar dari sejumlah ciri-ciri yang dapat dikenali saat aksi berlangsung. Ciri-ciri ini diperolehnya dari video-video yang diberikan Polda kepada Mabes Polri.

Dia melanjutkan, hingga saat ini belum ada jumlah pasti yang dilaporkan oleh kepolisian-kepolisian daerah di seluruh Indonesia tentang berapa banyak kelompok anarko yang berhasil ditangkap. Dia mengatakan, tim penyelidik di setiap Polda masih bekerja mencari bukti-bukti kuat untuk menetapkan tersangka.

“siapa pun yang terlibat dan terbukti melakukan perbuatan perlawanan hukum maka penegakan hukum juga harus dilakukan oleh aparat kepolisian, dalam hal ini memberikan efek jera dan jangan sampai terjadi lagi penyusupan-penyusupan,” ucap Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo.

Dari sisi Koordinator Media Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), Luthfi Yufrizal mengungkapkan bahwa dalang kericuhan pada aksi demonstrasi tersebut diduga bukan berasal dari pihak Mahasiswa. Meskipun aksi demonstrasi sempat ricuh, aspirasi para mahasiswa dapat tersampaikan dengan baik. Ia mengharapkan para wakil rakyat dapat mendengar dan menyampaikan aspirasi yang disampaikan hingga nantinya tidak ada penyelewengan konstitusi yang terjadi. 



No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages