Kehilangan kalung saat di pasar - KOMA's Official Website

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Kehilangan kalung saat di pasar

Share This

 

 Kehilangan kalung saat di pasar

 

    Pada saat usiaku masih berusia 3 tahun, aku pernah memiliki kalung emas yang bertuliskan namaku sendiri “ Ghina ”. Aku sangat menyukai sekali kalung pemeberian dari ibuku tersebut. Namun, sayangnya hanya beberapa bulan setelah dipakai kalungku hilang di copet oleh pencuri di pasar saat pergi di damping ibuku. Ketika kalung itu di copet, aku sama sekali  tidak merasakan seperti diambil paksa, karena si pencuri begitu cepat dan lembut. Lalu, aku pun sampai di rumah bersama ibu dan kami berdua pun baru sadar setelah aku ganti baju selepas pergi. Kemudian ibu sangat kaget, melihat leherku sudah tidak ada kalung.

 

“ Ya allah nak, kalungnya sudah tidak ada. Ini pasti kena copet oleh maling pas tadi kita ke pasar ”. ucap ibu dengan lemas dan kaget.

“ Iya betul, maafkan aku bu ” kata aku saat menyadari itu dan merasa bersalah.

“ Tidak apa – apa sayang, ini bukan salahmu. Untuk pembelajaran kedepannya agar bisa lebih waspada dan berhati – hati saat di pasar atau dimanapun itu, khususnya pada tempat pusat keramaian / kerumunan. ” ucap ibu dengan penuh bijaksana.

“Baik dan terima kasih bu atas nasihatnya. ” kata aku saat mendengar nasihat dan berterima kasih kepada ibu atas pengertian serta kebijaksanaannya.

 

    Dari sini bisa kita petik pelajaran penting, bahwa kita harus berdoa sebelum pergi, senantiasa berhati – hati dan selalu berwaspada dimanapun, siapapun dan kapanpun itu, agar selalu dilindungi oleh Allah subhanahu wa ta’ala serta  terhindar dari marabahaya atau musibah dengan orang jahat yang tidak bertanggung jawab.

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages