Met Gala: Acara Amal Paling Sukses Setiap Tahunnya - KOMA's Official Website

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Met Gala: Acara Amal Paling Sukses Setiap Tahunnya

Share This

 


            Bandung, KOMA – Di zaman yang super modern saat ini, siapa, sih, yang tidak kenal dengan acara penyelanggaraan dana yang paling mewah di dunia ini? Bagi yang belum paham, Met Gala adalah sebuah acara penggalangan dana yang paling bergengsi di New York, Amerika Serikat. Met Gala didirikan untuk membiayai departemen kostum di Metropolitan Museum of Art, New York, yang bernama Costume Institute. Pertama kali Met Gala didirikan pada tahun 1946 yang diselenggarakan oleh badan humas mode keamanan, Eleanor Lambert, yang mendatangi khusus untuk masyarakat kelas atas. Kemudian mulai tahun 1972, Met Gala mulai melirik para selebriti untuk hadir ke acara amal bergengsi tersebut. 

 

Harganya yang sangat fantastis ini, justru menarik hati para sebagian masyarakat kelas atas juga selebriti untuk menunjukkan kostum-kostum luar biasa yang mereka miliki. Di tahun 1948, acara Met Gala ini menjual tiket sebesar USD$50.00. Dan harga baru ditetapkan pada 2019 sebesar USD$35000.00 atau setara dengan Rp. 498 juta. Untuk saat ini belum ada perubahan mengenai harga. 

 

Meski banyaknya orang kaya dan para selebriti yang ingin hadir, tidak sembarang orang bisa datang ke acara Met Gala meskipun orang tersebut sangat kaya. Karena jika ingin mencoba ingin membeli tiket Met Gala, mereka harus memiliki persetujuan dari Anna Wintour, pemimpin majalah redaksi Vogue. Anna mengatur siapa saja yang boleh dan tidak boleh hadir di Met Gala, dia juga yang mengatur posisi duduk para tamu, serta menentukan tamu yang diperbolehkan hadir ke acara Met Gala, hingga tema tahunan Met Gala.

 

Ngomong-ngomong soal tema, setiap tahunnya Met Gala memiliki tema yang berbeda.

Tahun 1975: American Women of Style.

Tahun 1976: The Glory of Russian Costume.

Tahun 1980: The Eighteenth-Century Woman.

Tahun 1999: Rock Style.

Tahun 2016: Manus x Machina: Fashion in an Age of Technology.

Tahun 2019: Camp: Notes on Fashion.

Tahun 2021: In American: An Anthology of Fashion.

Itulah beberapa tema yang diambil Met Gala kepada para tamu untuk ikut memeriahkan acara dengan menunjukkan kostum yang mereka miliki. 

 

Departemen Metropolitan Museum sendiri telah menyimpan lebih dari 35.000 kostum sejak acara berlangsungnya acara yang pertama kali diadakan. Mulai dari aksesoris dari lima benua sampai kostum paling fashionable dari tujuh abad.  Sampai saat ini pengunjung museum bisa melihat pakaian tradisional dan aksesoris untuk pria, Wanita, juga anak-anak.

 

Karena adanya pandemi, acara Met Gala tahun 2020 ini ditunda pelaksanaannya. Untuk tahun 2021-pun sempat diundur, yang seharusnya diadakan bulan Mei, kini harus bergeser ke bulan September 2021. Tapi yang pasti, setiap tahunnya sudah dipastikan acara akan ditutup dengan After Party. Biasanya para tamu yang datang akan mengubah kostum mereka dengan setelan lebih santai namun tetap terlihat elegan nan mahal. Karena acara After Party ini diisi dengan berkeliling, berdansa, dan menikmati minuman yang ada. 

 

Nah, bagaimana, nih, SaKoma! untuk penjelasan ringkasnya mengenai Met Gala? Tertarik untuk hadir dan menampilkan kostum terbaik? Atau cukup menikmatinya lewat sosial media? Yang pasti apapun yang terjadi, jangan mengomentari hal buruk mengenai Met Gala itu sendiri, ya! Karena di balik kekurangan mereka, mereka pasti sudah bekerja sangat keras hingga bisa membuat seluruh masyarakat terpukau setiap tahunnya. 

 

Mari kita tunggu Met Gala 2022. Kira-kira siapakah selebriti yang akan menghadiri acara penggalangan dana tersebut untuk tahun-tahun berikutnya?

 

(RARASTYLES)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages